Don’t Judge A Book By Its Cover

    Dari sekian banyak ungkapan dalam Bahasa Inggris, pasti kalian pernah dengar don’t judge a book by its cover? Ungkapan ini merupakan sebuah kiasan yang berarti jangan menarik kesimpulan tentang seseorang atau sesuatu hanya dari tampilan luarnya. Dalam kehidupan nyata, ungkapan ini sangat bermakna — hal-hal yang kasat mata pada akhirnya akan terungkap dan lebih berpengaruh terhadap persepsi kita masing-masing.

bookCover_wp-1755x707

    Kalimat don’t judge a book by its cover sering sekali digunakan dalam kehidupan sehari-hari di zaman modern. Awalnya, ungkapan ini pertama kali terlihat di dalam publikasi koran Piqua Democrat di Ohio, AS pada tahun 1867 di abad 19-an yang tertulis:

 

Don’t judge a book by its cover, see a man by his cloth, as there is often a good deal of solid worth and superior skill underneath a [???] jacket and yaller pants.

 

Contoh pemakaian dalam kalimat:

  • The restaurant looked small and cramped but the food was delicious — I guess we can never judge a book by its cover.
  • On the outside, he looks timid and passive. However, don’t judge a book by its cover — he is a very powerful and demanding person.

 

    Ungkapan ini sangat simpel dan singkat, tapi banyak kegunaan dan artinya. Don’t judge a book by its cover sering sekali dipakai dalam Bahasa Inggris sehari-hari, secara lisan maupun tertulis. Maka dari itu, coba gunakan ungkapan ini saat latihan Bahasa Inggris!

 

Look forward to your reply!

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top